Selasa, 30 September 2008
Happy Lebaran
teman-teman sayang yang merayakannya:)
Mohon maaf yah kalo saya ada salah,
Gbu:)
posted by ninabelle at 21.05 | 0 comments

Today, again, I spend my day at the office desk even though everyone is getting their holiday. This morning, I read first letter of St. Paul to the Chorinthians chapter 7 which told me about lesson relating to marriage. I also did chat with my officemate who will get married next 18 days besides I've read Tiara Lestari's blog, so I get inspired writing about this topic.


Ketika membaca blog Tiara Lestari, saya menemukan quote dari Andy (suami Tiara) "marriage is when destiny meets choice". Then saya mikir getu, ketika takdir bertemu pilihan...hmmm, sounds so true. Saya percaya jodoh sudah digariskan oleh Tuhan seperti kehidupan, kematian dan rejeki. Saya percaya at the beginning of our life, dear Lord is already preparing for us, our soulmate, seorang yang sepadan dengan kita yang akan berjalan mengarungi kehidupan sama-sama. Dan dalam kepercayaan saya, marriage will happen just once in a life time (as mentioned in the Bibble " Yang dipersatukan oleh Tuhan, tidak dapat dipisahkan oleh manusia"). So, I believe, somehow, there's gonna be man who love me and accept me as I am, as I will love and accept him as he is...marriage is about take and give, accept and understanding our mate, right? well, it's my thought. Then, talking about choice, in life, we always have choices in many aspects and we have freedom to choose the best choice based on our opinion, and marriage is one of the life's choice. So when destiny meets choice, marriage could happen:)


Lalu, chat dengan rekan kerja saya Elke yang tengah mempersiapkan pernikahannya:
Elke : "undanganku udah mo diantar hari ini, ntar bantuin aku nyebar undangan di kantor yah...hehehe."
Saya : "syukur yah Ke...semoga pernikahan kalian penuh berkat. Amien"
What can I pray more for my friend's marriage. For me, marriage is sacred moment, because it's one of life stage...life process...it is something. Dan setiap pernikahan sahabat-sahabat saya, meninggalkan jejak spesial di hati saya...entah mengapa saya selalu terharu, ikut bahagia, dan selalu terucap doa yang tulus agar pernikahan mereka penuh berkat, tidak hanya bagi pengantinnya tapi juga orang-orang di sekitarnya.


Daaan...saya baru ingat, pas lagi siap-siap ke kantor tadi, saya dengar di radio ada lagu wajib pernikahan (yang bikin saya merinding...hehe) From This Momentnya Shania Twain...
"I do swear that I'll always be there.
I'd give anything and everything and I will always care.
Through weakness and strength, happiness and sorrow,for better for worse, I will love you withevery beat of my heart.
From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on
From this moment I have been blessedI live only for your happiness
And for your love I'd give my last breath
From this moment onI give my hand to you with all my heart
Can't wait to live my life with you, can't wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you
From this moment as long as I liveI will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn't give
From this moment on
You're the reason I believe in love
And you're the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of you
From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn't give
From this momentI will love you as long as I live
From this moment on"


Hmmm...kebetulan-kebetulan ini menuntun saya untuk menuliskannya, jadi ingat pernikahan-pernikahan sahabat-sahabat saya tersayang, Grace, Via dan Pepen...saya suka ikut larut nangis pas ngeliat sakramen pernikahan atau akad nikah mereka...hehe..dasar miss touchy;p


Well, eventhough I am not experience it yet, I assured that marriage is as beautiful as life, it gonna be have two sides happiness and sorrow, but if we think we are happy it gonna be beautiful eternally:)
posted by ninabelle at 13.45 | 1 comments
Senin, 29 September 2008
2 days before Lebaran, this is live report from 8th floor Trans TV Building: the activities is still on!!! Yayyy...I'm not taking my "cuti bersama" anyway, because I want long holiday this Christmas;)

Kalo di kost saya sih, penghuninya cuma tinggal saya doang yang lain sudah pada pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Berhubung saya ga lebaran dan males cari tiket ke Semarang, saya memutuskan untuk stay di Jakarta aja...maybe I'm gonna be enjoying the art of doing things (or nothing..;p) 5 days ahead...hehe...read books, watch some TV shows, cooks, tidy up my room, or move around the city. Saya sudah siap tempur menghadapi Lebaran which means there's gonna be such lonely feeling and (maybe) there's gonna be less choice of foodstall (hahah...anak kost banget...), so yesterday I went shopping with Kak Melan...okay...okay...another impulsive shopping day;p I bought 7 cm tryna black open toe shoes, black legging (I thought it gonna be suitable with my uniform...hehe), batik skirts...okay that's the impulsive ones. We also did some grocery shopping (in fact that Lebaran will come on one more day...hehe..kinda preparation). And I am still happy cause I bought my new Holly Bibble:)...that's the best thing that I bought yesterday*I'm so happy...Thanks God*

Hari ini, my team (me, Kak Melan and Mba Ifa) ngantor...ekspektasi saya sih sepi yah...tapi ternyata cukup rame bahkan bos-bos is on fire getu ngantor boo...yah mungkin karena ini episode Sahur terakhir jadi perlu pantauan khusus menyeluruh...hehe...sakses deh team Sahur. So, hari ini, kita preview program kita tersayang Koper& Ransel untuk ditayangkan ulang, semoga program ini tetap bertahan dan rating sharenya meningkat...amin...saya tak rela tak rela tak rela jika sampai di-del (amit-amit...jangan sampai deh)...many fluctuative shocking decision is taken by the management recently (sssttt...sometimes I questioned about the objectivity...yes...our effectivity of work measured by rating and share..geeezz).
Then, saya sama Kak Melan ngabur sore-sore doing exercise (pokoknya menyehatkan;p) balik kantor updating facebook, friendster, blogger (teteup)...kemudian mau pulang...mengantuk...
Oh my day was just so fun;)
posted by ninabelle at 14.03 | 0 comments
Kamis, 25 September 2008

Saya kok merasa lelah banget hari ini...capek mikir...i think i need shoulder to rely on. Tapi saat feeling seperti ini tiba, deepdown inside my heart will yell, come on Nina, that's not you...Nina is strong and independent, Nina is optimist. Am I drive myself too hard? sometimes yes.
Ugh, this is such annoying feeling with high density headache caused by unpassionate situation at work...okay,okay...maybe it's just long holiday season syndrome because sometimes I hate holiday when I don't know what I suppose to do. As if I have boyfriend...(hauhuahauhua;p)...at the end of the day I realize it's too silly but it's true anyway...hehe:)
Skip it...let's reviewed what happened today at work.Pagi-pagi ngantor (setelah berhasil memaksakan diri beranjak dari kasur jam 6 pagi), sampai di kantor jam 9 langsung ngabur ke LG buat makan dan beli Chic. Enden naik ke atas nyiapin voice over dan casting (sebenarnya last check ajah karena sudah disiapin dari kemarin), cek email, baca Kompas.com, sempat chat with Dee...my best friend in Bali sebentar...(mengenang masa-masa SMP dan kita baru nyadar kita udah 12 taon bersahabat..aha!) lalu berlanjutlah proses itu...take VO...menunggu...casting...menunggu...casting...dan belum nemu juga...Oh dear Jesus, such a hard thing finding the right person to bring the program then. Berasa resah juga sih secara ada dateline gitu to get her-the host i mean-. Kemudian hari saya berlabuh pada friendster, facebook, blogger and multiply...seandainya bisa berlabuh pada that guy with adorable and sweetest smile..pfffh.
posted by ninabelle at 20.02 | 0 comments
Rabu, 24 September 2008
Perkenalkeun...Asha Ratnanissa Pitalocka a.k.a CacaPoniwati (yang sudah tak berponi)...sesosok gadis hitam manis dengan banyak fans (but sorry, she was taken..hehe). She is my partner in work...okay...partner in crime, we are truly gossiping pal anyway;p She is my best friend, even kata Mba Ifa tidak ada value saya di dia dan value dia di saya..hahaha.

Kami satu kelas di Komunikasi UNDIP 2002, Caca ini perantau dari Jakarta dan saya aseli Ungaran (teteup). Dulu, kita berdua ga sedekat sekarang secara dia anak kost dan tentunya lebih dekat dengan sesama mahasiswa luar kota (dan tentu saja lebih dekat dengan pacar tersayangnya..hehe) sampai tiba giliran saya jadi perantau di ibu kota Jakarta nan jaya ini. Dari awal, Cacalah yang menemani saya, mulai dari beli keperluan kost, muter-muter Jakarta mpe pening, cari kost baru, jalan-jalan, nonton, makan-makan, kerja (yaiyalah secara sekantor), gossiping, nangis (saya yang nangis-nangis maksudnya..wee), curhat colongan, ngupi-ngupi, pokoknya many things we've through together dey...I owe her so much...

Kami berdua saling menyemangati dalam satu tahun setengah perjalanan karier kami di stasiun televisi ini. Kalo ga ada dia saya mungkin udah nangis bombay berdarah-darah (lebay) kalo lagi suntuk dengan pekerjaan...dan kalo ga ada dia, saya bisa share ke-happy-an saya yang meluap-luap sama siapa...pokoknya dia partner dalam suka dan duka...cieeh...tapi teteup kami yakin kami akan punya jodoh masing-masing (Caca dengan pacarnya sekarang, saya dengan *uhukuhuk* pangeran bermuka cool dengan senyum paling manis sedunia yang pinter maen gitar& nyanyi dan mau gandeng tangan saya keliling dunia...hihi)

Daan...mulai besok dia mau cuti Lebaran...gonna miss her
Tapi emang dia butuh banget deh liburan...biar putihan...hihihi...piss Ca;p
posted by ninabelle at 20.04 | 1 comments
Selasa, 23 September 2008


Hayo...hayo...sodara-sodara, jeung-jeung, mas-mas...mare tonton Mamma Mia...filmnya baguuuusssssssss! Saya suka banget, jadi pengen sing a long lalalala sepanjang film, tapi malu juga yah...hehe.

Saya nontonnya kemaren Sabtu bareng adek perempuan saya Natalie...biasalah quality time with my zista' mumpung cowonya lagi tugas (cowo saya? ya belum adalah...hehe). Sore itu, meluncurlah kami ke Setiabudi 21 dengan semangat 45 mo nonton film ini. Film musikal ini diwarnai oleh lagu-lagu ABBA yang legendaris dan up beat...menyenangkan...feel-nya begitu ceria. Baju-baju yang dipakai actress dan actornya juga kewreennn...so colourfull! got inspired..hihih;p Ceritanya juga ringan dan mengalir dengan apik, pokoknya ga perlu capek mikir,it's fun and entertaining...I love it so much!:)

"I've been cheated by you since I don't know when So I made up my mind, it must come to an end Look at me now, will I ever learn? I don't know how but I suddenly lose control There's a fire within my soul Just one look and I can hear a bell ring One more look and I forget everything, o-o-o-oh Mamma mia, here I go again My my, how can I resist you? Mamma mia, does it show again? My my, just how much I've missed you Yes, I've been brokenhearted Blue since the day we parted Why, why did I ever let you go? Mamma mia, now I really know, My my, I could never let you go. I've been angry and sad about the things that you do I can't count all the times that I've told you we're through And when you go, when you slam the door I think you know that you won't be away too long You know that I'm not that strong. Just one look and I can hear a bell ring One more look and I forget everything, o-o-o-oh Mamma mia, here I go again My my, how can I resist you? Mamma mia, does it show again? My my, just how much I've missed you Yes, I've been brokenhearted Blue since the day we parted Why, why did I ever let you go? Mamma mia, even if I say Bye bye, leave me now or never Mamma mia, it's a game we play Bye bye doesn't mean forever Mamma mia, here I go again My my, how can I resist you? Mamma mia, does it show again? My my, just how much I've missed you Yes, I've been brokenhearted Blue since the day we parted Why, why did I ever let you go Mamma mia, now I really know My my, I could never let you go "
hayu...hayu...karaokean;p
posted by ninabelle at 20.06 | 0 comments
Senin, 22 September 2008
Pengen naik gunung (lagi)...hmmm, ditemani pangeran bermuka cool yang pinter main gitar& nyanyi macam mas Jon Bon Jovi atau mas Anthony Kiddies...berambut rada gondrong dan mau masak buat saya...huahaha...ngayal, dream on lady;p...yayyyy...maumaumau yang itu...hehe.

Enden, pengen keliling dunia ditemani pangeran dengan senyum palin manis sedunia yang mau menggandeng tangan saya...hahaha...maumaumau yang itu juga:)

ps 1. efek ngeliat seorang mas (tak dikenal) berambut gondrong dengan celana cargo dan sepatu trekking, bermuka cool (trekker& rocker mixing look a like...hihi) di gereja kemarin Minggu..aha;p

ps 2. okay...okay...it can be compromized ko'...mas dengan senyum manis yang tulus (yang saya tak terlalu kenal) itu juga fine...khekhe

ps 3. hihihi, hmmm, kira-kira bisa main gitar ga yah? (maksudnya dua-duanya- yang senyumnya manis dan yang cool;p bisa ga digabung ya? yang pinter main gitar& nyanyi (jadi bisa nyanyiin lagu buat saya), yang bisa masak (jadi bisa bikinin makanan enak ato masak bareng saya), yang suka jalan-jalan dan ngajarin saya berpetualang, yang bermuka cool (di depan perempuan-perempuan lain) dan punya senyum paling manis sedunia (di depan saya), yang mau gandeng tangan saya selalu, yang...., yang...., ...halahh...banyak kali maunya;p)

ps 4. Nina lagi centil..hihi
posted by ninabelle at 13.09 | 1 comments
Rabu, 17 September 2008
(me& Joe)

(me& Pak Bondan...2nd upload)


"Nina,
Izinkan saya terlebih dulu menyampaikan bahwa materi yang dikirim terlampir adalah materi terbaik yang pernah saya terima dari teman-teman Kreatif TransTV. Very detailed. Very thorough. I am impressed. Please accept my compliments. Keep up the good works!"
(dikutip dari sebuah email tertanggal May 17, 2008 9:37 PM)

Sampai sekarang email tersebut menjadi salah satu cambuk untuk selalu bekerja dengan hati dan melakukan yang terbaik dalam menjalani pekerjaan saya. Email itu dikirim oleh Pak Bondan yang bekerja sama dengan saya selama tujuh bulan di Wisata Kuliner. Periode tersebut merupakan salah satu periode terbaik saya dalam 1.5 tahun masa kerja di Trans TV. Proses menikmati pekerjaan tidak begitu saja jatuh dari langit, membutuhkan proses yang panjang bahkan hingga kini proses tersebut belum berakhir.

Satu hal yang saya syukuri, saya selalu diberi kesempatan untuk bekerja sama dengan orang-orang yang inspiring (let's forget people who forgot to say thank you to his team, let's forget the opportunist who are legalized many ways to reach his or her position in office, let's forget the people who can't cooperate with anyone...hehe) dalam hal ini orang-orang dalam team dimana saya bekerja dan para pendukung acara.

Bapak Bondan Winarno merupakan salah satu dari host favorit saya, sejak saya belum bergabung dengan Trans TV sampai sekarang saya sudah tidak berada dalam team Wisata Kuliner. Saya kagum dengan kecerdasan dan kedisiplinan beliau. Sifat tersebut memacu saya untuk tanggap dan selalu on time...perjalanan-perjalanan kami begitu berkesan. Well, berasa seperti berhadapan dengan sosok Bapak yang ensiklopedia berjalan, banyak wawasan dan cerita yang saya dapat. Sekarang Pak Bondan lagi shooting di Abu Dhabi& Marocco...semangat Pak!:)

Selain Pak Bondan, host saya yang sekarang di Koper dan Ransel juga tidak kalah berkesannya. Siapa yang tak kenal Joe Richard host Koper& Ransel? saya sih sudah familiar dengan wajahnya sejak saya masih remaja. Bekerja sama dengan seorang entertainer yang sudah lama bergelut di dunia ini tidaklah sulit, he knows how to be professional person. Setiap janjian di bandara, Joe selalu datang on time, Joe juga ga begitu recok orangnya. Kepribadiannya yang hangat dan menyenangkan memudahkan saya untuk berkomunikasi yang ujungnya berpengaruh juga dengan pekerjaan saya...jadi lebih mudah dijalani. Oya, beberapa menit yang lalu Joe Richard menelpon saya buat sekedar bercandain saya di tengah persiapan shooting Kuis Kuliner...hihi...dasar Joe Richard!that's out of content you know?!?!

Persamaan kedua host yang pernah bekerja sama dengan saya ini selain mereka merupakan pribadi yang disiplin dan hangat, keduanya hobby meledek saya sepanjang jalan...akhirnya saya dijadikan bahan bercandaan...bahkan oleh seluruh team yang berangkat pada saat itu...hehe...biarlah, saya senang kok kerja bareng mereka...both of them Pak Bondan Winarno dan Joe Richard:)
posted by ninabelle at 19.17 | 0 comments
Dua hari ini saya kena serangan influenza dan radang tenggorokan yang berakibat badan lemas, demam, menggigil kedinginan, kepala pening, telinga berdenging....ugh...sumpah ga enak banget! Berawal dari tugas sahur yang mengaharuskan saya menerima telpon para peserta kuis SKS dua dini hari berturut-turut (yang sepertinya mengeringkan tenggorokan saya, secara sayanya yang bandel ga minum-minum...hehe). Pagi-pagi saya mulai merasa kurang enak badan lanjut deh sama demam tinggi...akhirnya saya ijin ga masuk kantor dan dimulailah babak paling tidak menyenangkan di kost, badan sakit semua, tapi harus keluar cari makan dan obat...huah, saya rindu mami saya...coba kalo sakit di rumah, semua sudah siap mulai makanan, obat dan perhatian mami papi...hikshiks.

Hari ini, saya memaksakan diri masuk kantor abis mati gaya di kost, padahal badan masih ga enak lagipula ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan. Seharusnya malam ini saya tandem tugas sahur lagi sama Asha, tapi Thanks God, saya dikasi ijin untuk ga ikut tandem. Pokoknya, ga enak banget sakit di perantauan...ga lagi-lagi deh:)
posted by ninabelle at 17.06 | 0 comments
Minggu, 14 September 2008

Tonight is a fullmoon night, berdasarkan mitos malam ini manusia serigala akan mewujud. Dalam realitas, tidak memerlukan malam bulan purnama untuk mewujudkan manusia serigala. Coba tengok kanan kiri, lihat ke depan dan ke belakang, manusia di sekitar kita dan lihatlah ke dalam diri kita sendiri. Betapa sebenarnya sangat mudah manusia serigala mewujud dalam diri. Contoh paling sederhana adalah korupsi. Agh, saya tidak sedang bermaksud bicara sok berat pake ngomongin korupsi segala. Saya hanya merasa tersentil dan ingin ngomongin topik ini, yang tak pernah basi dan masih saja relevan dalam kehidupan masyarakat Indonesia...yah negeri Indonesia yang sangat saya cinta yang (sayangnya) identik dengan korupsi.


Bagaimana tidak? saking mengakarnya korupsi, sampai-sampai waktupun dikorupsi. Tentu jamak bagi kita jika pertemuan atau meeting dengan seseorang atau beberapa orang tidak berlangsung sesuai jadwal alias molor alias ngaret alias ga on time. Padahal, untuk orang-orang yang menghargai waktu, ngaret adalah hal yang maha menyebalkan, untuk orang-orang yang disiplin menunggu orang yang suka telat itu aktivitas menjemukan.


Okay, selain waktu apalagi kalo bukan uang yang entah kenapa dengan mudahnya bisa dikorupsi. Sudah jadi rahasia umum, bahwa banyak oknum (baik pemerintah maupun swasta) yang hobby minta bon kosong untuk mark up budget yang nantinya uang hasil mark up tersebut masuk kantong pribadi bakal modal hura-hura. Kira-kira kemana hati nuraninya ya? Mengingat yang membedakan manusia dengan hewan kan hati nurani, jadi kalo sudah kehilangannya sampai dengan enteng melakukan tindak korupsi seperti itu apalagi coba kalo bukan manusia serigala? Belum lagi kalo memotong hak orang lain...ck...ck.


Korupsi tanggung jawab juga merupakan contoh lain. Mengaku pekerjaan yang dikerjakan oleh orang lain, copy paste ide orang lain termasuk korupsi juga lhoh.


Ayo donk kita tinggalkan budaya korupsi yang merusak bangsa Indonesia tercinta, setidaknya dengan berkomitmen untuk selalu tepat waktu dan bertanggung jawab dengan hati nurani segala sesuatu yang dipercayakan pada kita. Bukankah kita manusia bukan serigala?
posted by ninabelle at 21.22 | 0 comments
Jumat, 12 September 2008

Hoaaah...dada saya sesak seakan ingin meledak! Meledak oleh rasa syukur! Mengapa? Karena membaca buku Negeri Bahagia (City of Joy) karya Dominique Lapierre. Penulis Prancis ini dengan apik memaparkan kehidupan miskin di lorong-lorong Calcutta. Kemiskinan yang mencerahkan, saya menyebutnya demikian. Dalam kemiskinan, orang-orang Anand Nagar (yang artinya Negeri Bahagia) masih memiliki kasih untuk dibagi ke sesamanya, kerelaan untuk orang lain yang bahkan susah ditemukan saat ini.


Membaca setiap halamannya membuat saya merenung dan introspeksi diri. Buku yang sangat bagus dan saya merekomendasikannya jika anda ingin memiliki hidup yang bermakna. Saya cinta buku ini:) dan Anda harus membacanya untuk mengalami sendiri:)
posted by ninabelle at 19.16 | 0 comments

Di depan lift gedung Trans TV sebulan yang lalu, saya bertemu dengan Mas Hendra-seorang cameraman

" Ndut...ngapain ajah?" (sambil menggembungkan pipi)

" Emang napa?" jawab saya

" Yaoloh...tambah bulet gitu" Jawab Mas Hendra...hihihi, karena mimik muka Mas Hendra yang lucu saya cuma cengar cengir padahal mikir...hehe, piss Mas!


Sejak pulang dari shooting pertama Koper ransel pertama saya di Jawa Tengah, kayanya body tambah ahoy dan pipi tambah tembem...hehe, abiiissss saya suka makanan Jawa sih (membela diri), lagi pula saya kan butuh energi buat shooting panjang (another excuse...hihi), selain itu saya ga bisa nahan napsu ngemil (huahuahua) secara Mas Allen beliin cemilan banyak bener (khekhehe). Tapi begitu kembali ke kantor dan semua orang terpana...terpana melihat saya yang tambah gedha. Owow...alarm tanda bahaya langsung berdering kuencennnggg!! Saya tidak mau kelebihan berat badan!


Okay, fisik bukan segalanya, tapi pasti ngaruh kan...Bayangin ajah, saya kan jadi kesusahan membeli baju cute di luar sana yang diskriminatif terhadap perempuan cantik berbody ahoy ...hehe, kemudian saya kan mulai kerepotan menanggapi complain temen-temen yang care sama sayah (dan ngingetin gimana gedhanya saya dan menawarkan berbagai alternatif penurunan berat badan mulai dari fitness sampai minum suplemen herbal...hihi...berasa seleb deh pokoknya...nanti saya jadi makin eksis lagi...huhuhu*winkwink*). Kalo saya sih mulai merasa tidak nyaman dengan badan saya(tolong diinget, badan saya! bukan diri saya seutuhnya...kalo saya mah teteup pede..hehe) artinya saya harus semangat olah raga (lagi).


Baiklah, kemudian saya mulai program lari pagi keliling lapangan mandiri Tendean tiap pagi plus set sit up, back up, push up dan joget-joget dengerin lagu up beat tiap pagi, lalu kalo pesen nasi 1/2 ajah, banyak makan sayur, banyak minum air putih...and it works, meski ga langsung turun tapi badan jadi enakan, seger gitu....lumayanlah.


Sampai Minggu ini, entah kesambet setan pemalas mana, saya rasanya maless bangett bangun pagi, jadi udah ga lari lagi, paling banter paket sit up dan joget-joget ajah...huhu, badan malah jadi pegel-pegel karena ga olahraga mana di kantor duduk ajah di depan kompi mpe mata jereng...lengkap sudah.


Aku gak mau begini, bisa terancam makin bulet kembali nih...semangat Nina...semangat!

Mana tadi pagi ketemu Pak Ahyadi (driver Trans TV)

" Nina...Yaoloh...shooting luar kota mulu begini hasilnya?" (tentu yang dimaksud body ahoy saya...heheh)

Owow...alarm kembali berdering kuencenngggg....
don't blame me 'cause I am chubby....and cute....hauhau...narceessttt!
posted by ninabelle at 18.42 | 0 comments
Kamis, 04 September 2008

Samarinda adalah destinasi kedua bersama Koper dan Ransel. Team kali ini saya, Mba Ifa, Ninda, mas Allen, mas Mufthi, Mas Wendy dan kedua host kami Joe dan Nita. Kesan pertama tentang Samarinda adalah gerah, ouch, terik sih nggak yah tapi gerah banget. Kemungkinan terbesar karena di Pulau Kalimantan tingkat kelembabannya memang tinggi. Pertengahan Agustus lalu, kami berangkat dengan penerbangan paling pagi (seperti biasa). Saya sangat excited, karena this gonna be my first trip in Borneo. Saya membayangkan materi shooting yang pasti akan menarik, menyusuri Sungai Mahakam, mengunjungi desa budaya Pampang Suku Dayak Kenyah dan menikmati Tenggarong dari sky tower di Pulau Kumala. Setelah dua jam penerbangan, kami mendarat di Balikpapan dengan selamat. Saya sempat deg-degan juga karena lokasi Bandara Sepinggan dekat dengan laut yah, jadi beberapa menit sebelum landing pesawat sempat berputar-putar dekat sekali dengan air. Tapi harga memang ga menipu, pesawat milik maskapai penerbangan terbesar di Indonesia berhasil mendarat dengan mulus...yipppeee, Borneo here I come!


Dari Balikpapan, kami harus menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam menuju Samarinda tapi perjalanan terasa menyenangkan dan tidak memabukkan padahal jalannya berkelok-kelok. Maklum, sepanjang jalan isinya bercanda...hehe...seru! Sampai di Samarinda, langsung mengisi bahan bakar buat perut, karena kami akan langsung shooting. Atas rekomendasi driver yang mengantar kami, kami memutuskan makan di Akmal yang kata Pak Bondan makanannya maknyuss. Benar lho, makanannya enak meski tempatnya biasa dan harganya mahal banget. (*moral of the storynya harus nanya-nanya range harga sebelum makan...hihi*). Setelah kenyang, kami langsung shooting di tepi Sungai Mahakam, Islamic Centre, Kios Amplang Bu Rita dan Jinggo Kribo bareng Joe karena host Koper, Nita baru akan menyusul esok sorenya. Puji Tuhan, shooting-nya lancar bahkan kami masih punya waktu istirahat yang lumayan. Oyah, jinggo itu semacam angkringan di Jawa, tapi warungnya lebih luas dan makanannya lebih beragam, saya kalap melihat beraneka makanan yang sepertinya seru tapi sekuat tenaga menahan diri mengingat perjalanan Koper ransel pertama saya di Jawa Tengah menambah beberapa kilo pada bobot tubuh saya...hehe, jadi untuk trip ke Samarinda saya memang niat ga ngemil;p. Malamnya kami makan malam di sebuah warung Banjar yang ramai tanpa Joe. Soto Banjarnya mantabb...enak! Sayang saya lupa namanya:(


Hari kedua di Samarinda, kami akan shooting di Desa Budaya Pampang. Kawasan Pampang yang terletak sekitar 20 km dari kota Samarinda merupakan kawasan wisata budaya yang menarik untuk menyaksikan kehidupan suku Dayak Kenyah. Obyek wisata budaya ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor melalui jalan raya Samarinda-Bontang. Daya tarik yang dapat disaksikan adalah Lamin atau rumah adat suku Dayak serta tarian dan upacara adat Dayak Kenyah. Ekspektasi saya sih sudah tinggi banget membayangkan sebuah budaya yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Yang patut diacungi jempol adalah Desa ini membantu wisatawan lebih mudah melihat dari dekat budaya Suku Dayak yang unik dan kaya tanpa perlu mblusuk ke pedalaman. Namun, sayang, entah karena kurang pembinaan atau memang daya ekonomis penduduk yang rendah (sehingga mereka sangat membutuhkan uang) sehingga setiap orang yang kami temui disana sangat komersil bahkan anak kecil berusia 2,5 tahun sudah bisa meminta uang agar bisa berfoto bersamanya dengan pakaian adat yang unik. Saya prihatin, dan berpikir biarlah selama membantu mereka.


Kami juga sempat mengunjungi Pulau Kumala . Pulau Kumala merupakan sebuah pulau kecil yang terletak ditengah-tengah sungai Mahakam di wilayah kota Tenggarong. Pulau seluas 76 ha ini kini sedang digarap untuk dijadikan salah satu obyek wisata andalan kota Tenggarong. Fasilitas yang telah rampung dan dapat dinikmati para pengunjung adalah kereta api keliling pulau, Sky Tower dimana para pengunjung dapat menikmati panorama kota Tenggarong dari ketinggian 75 meter dan cable car atau kereta gantung yang menghubungkan Tenggarong Seberang dengan Pulau Kumala. Berbagai macam fasilitas yang akan dikembangkan adalah arena permainan anak dan keluarga, Aquarium Pesut Mahakam, Lamin atau rumah adat suku Dayak, cottage dan lain sebagainya. Selain menggunakan cable car, Pulau Kumala juga dapat dicapai dengan menggunakan perahu motor/ketinting yang tersedia di dermaga kota Tenggarong. Sayang sekali, pas kami datang kereta gantungnya sedang rusak.


Ingin belanja oleh-oleh di Samarinda? Datang saja ke Kompleks Citra Niaga, dijamin aneka souvenir dan aksesoris khas Kalimantan yang serba batu dan manik akan melenakan. Yang ada semua pengen dibeli...hehe. Masalah harga relatif, jadi harus pintar menawar.


Overall, judul trip kali ini adalah ceria... pekerjaan hampir selesai (ingat, masi ada editing) dengan lancar...dan suasana kerja yang menyenangkan membuat perjalanan semakin berkesan:)
posted by ninabelle at 11.37 | 0 comments
Selasa, 02 September 2008
Hari ini waktu merambat pelan sekali...lamaaaaa tapi kok belum gelap juga di luar sana. Sepertinya sudah 12 jam, tapi ternyata baru 5 jam saja di kantor. Saya pengen jalan-jalan minum kopi.

ps. sepertinya saya kangen shooting:)
posted by ninabelle at 14.14 | 0 comments
Senin, 01 September 2008
Awal Agustus lalu, saya memulai perjalanan-perjalanan saya dengan team Koper dan Ransel. Bagian paling menyenangkannya, saya tidak menemukan kesulitan untuk bisa click dengan the whole part of the program. I enjoy it a lot! Mulai dari program itu sendiri, mulai dari produser, rekan kerja, host dan situasi semuanya.

I feel this emotional bond, where I feel accepted by the team as I am and I accept them as they are...and for sure I'm not ready for team rolling once again...oh, please no, not now...
posted by ninabelle at 20.24 | 0 comments
Last Saturday, 06.00 a.m, I went to my boarding room- tired but satisfied...
Pagi itu saya pulang editing Koper& Ransel tanpa mengeluh meski harus menunggu hingga terang sampai editing selesai, setidaknya sampai sebelum diprint oleh Mas editor dan Ninda, rekan PA saya. Ini adalah editing pertama saya di Koper& Ransel, lengkap sudah satu paket- shooting dan editing-. Menurut saya dari segi materi, gambar, dan editing not bad walaupun not the perfect one karena jujur saya masih berusaha memahami bagaimana proses meng-create program ini menjadi yang terbaik di jamnya. Pagi itu, saya pulang dengan harapan rating dan share (yang dijadikan tolak ukur setiap program televisi) akan membaik dari minggu lalu.
Hari ini, saya dengan penuh semangat datang ke kantor. Niat saya pagi ini adalah preview Program Koper dan Ransel episode yang lalu biar saya semakin mengerti flow program dan "kunci" program ini. Yaa, saya tetap jadi preview hari ini tapiiii jam 1/2 3-an saya dapat kabar daily rating& share Koper dan ransel tidak sesuai ekspektasi, rasanya ingin menangis.
Tergugu dan terdiam sejenak, pertanyaan mengapa dan kok bisa berlarian di otak saya. Syukurlah, saya berhasil memaksa otak saya untuk berpikir rasional karena ini adalah karya yang team saya hasilkan maka saya harus turut mempertanggungjawabkannya. "Bersikaplah ksatria Nina, hadapi dan jangan lari betapapun pahitnya". Bagaimanapun, itu adalah angka, memang penting namun jangan sampai menyurutkan kepenuhan hati mengerjakan pekerjaan ini. Setidaknya, selalu ada yang dapat dipelajari. Dan siang itu, saya berjanji pada diri saya sendiri untuk semakin bersungguh-sungguh untuk membuktikan pada diri dan ego saya bahwa saya bisa membawa program ini menembus rating dan share tertinggi! Janji itu meluaskan jiwa saya dan menjaganya supaya tidak kerdil, mengingatkan untuk bersikap ksatria dalam berbagai aspek hidup, salah satunya pekerjaan:)
posted by ninabelle at 18.39 | 0 comments